Red Bull Tidak Heran Honda Mundur dari F1

Red Bull Tidak Heran Honda Mundur dari F199scores.com – Pengumuman Honda mundur dari balap F1 setelah berakhirnya musim F1 2021, mengejutkan banyak orang tetapi ternyata tim Red Bull enggak kaget.

Pada hari Jumat (2/10/2020) Honda memberi tahu bahwa balapan tahun depan akan menjadi yang terakhir bagi mereka di Formula 1.

Mundurnya pabrikan Jepang itu rupanya tidak mengejutkan tim Red Bull yang telah berkomitmen untuk tetap balapan dalam jangka panjang, setidaknya hingga 2025.

Padahal, dikutip GridOto.com dari speedweek.com, bos tim Red Bull, Christain Horner belum lama ini bilang bahwa, “Red Bull dan Honda harus tetap bersama untuk jangka panjang,”

Baca juga: Honda Mundur dari F1 Lalu Max Verstappen?

Pada hari Jumat (2/10/2020) Honda memberi tahu bahwa balapan tahun depan akan menjadi yang terakhir bagi mereka di Formula 1.

Mundurnya pabrikan Jepang itu rupanya tidak mengejutkan tim Red Bull yang telah berkomitmen untuk tetap balapan dalam jangka panjang, setidaknya hingga 2025.

Red Bull Tidak Heran Honda Mundur dari F1 – Padahal, dikutip GridOto.com dari speedweek.com, bos tim Red Bull, Christain Horner belum lama ini bilang bahwa, “Red Bull dan Honda harus tetap bersama untuk jangka panjang,”

Baca Juga: McLaren Bisa Halangi Sainz ke Ferrari

Tetapi penasihat motorsport Red Bull, Helmut Marko menyatakan bahwa ia dan Dietrich Mateschitz selaku bos Red Bull sudah lama tahu keputusan Honda ini.

“Horner adalah kepala tim, tetapi tidak terlibat dalam masalah strategis. Mateschitz dan saya sudah mengetahuinya sejak lama,” kata Helmut Marko.

“Kami bekerja dengan semua aturan, karena kami tahu tentang keputusan Honda sejak lama,” ujarnya menegaskan.

Ia menyebut sudah tahu hal itu selama musim ini, jadi enggak kaget lah ya.

Helmut Marko menambahkan, saat ini sedang dipikirkan bersama ke depannya untuk mencari mitra mesin baru.

“Mateschitz yang akan memutuskan,” sebutnya.

Honda minggat, berarti tinggal tiga pemasok mesin: Mercedes, Ferrari dan renault.

Merdeces memasok empat tim, Ferrari tiga tim namun saat ini tidak menunjukkan prospek untuk meraih kemenangan.